Akankah Francesco Bagnaia jadi Juara Dunia?

posted in: OTO Sport | 0

Jika untuk menyaksikan MotoGP Australia mengharuskan Anda bangun sejak Subuh, jadwal MotoGP Malaysia 2022 yang digelar pada 21—23 Oktober akhir pekan pastinya lebih bersahabat.

Karena tidak seperti MotoGP Australia 2022 yang setiap tahunnya dimulai sejak pukul 05:00 WIB, jadwal MotoGP Malaysia 2022 dimulai pada pukul 08:00 WIB.

Sementara jadwal MotoGP Malaysia 2022 di hari terakhir dimulai mundur satu jam yaitu pada pukul 09:00 WIB untuk sesi pertama yaitu Warm Up Moto3.

MotoGP Malaysia 2022 juga dipastikan menjadi balapan yang menarik untuk ditonton.

Balapan yang berlangsung di sirkuit Sepang, Malaysia, tersebut merupakan kesempatan pertama bagi Francecsco Bagnaia (Lenovo Ducati) untuk mengunci gelar Juara Dunia MotoGP 2022.

Seperti dikutip dari GridOto.com, Francesco Bagnaia ada di puncak klasemen dengan 233 poin, 14 poin di depan rival terdekatnya yaitu Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) dan 27 poin dari tempat ketiga yaitu Aleix Espargaro (Aprilia).

Francesco Bagnaia akan mengunci gelar juara jika ia berhasil memenangkan MotoGP Malaysia 2022 sementara Quartararo tidak berada di atas podium.

Suatu hal yang sulit meskipun tidak mustahil, mengigat tren penampilan Fabio Quartararo yang sedang menukik tajam sejak MotoGP Thailand 2022.

Sebenarnya, Fabio Quartararo punya jejak rekam yang cukup baik terakhir kali ia tampil di Negeri Jiran pada 2019 silam.

Ia sukses mendulang pole position, dan berhasil finish pada posisi ketujuh menggunakan motor Yamaha YZR-M1 milik tim satelit Petronas Yamaha.

Tidak hanya Quartararo, Aleix Espargaro juga bisa membubarkan pesta Francesco Bagnaia lebih awal pada MotoGP Malaysia 2022 nanti.

Jika Aleix Espargaro bisa menang sementara Bagnaia finish kedua dan Fabio Quartararo di posisi ketiga atau lebih buruk maka perebutan gelar akan berlanjut ke Valencia.

Aleix Espargaro makin layak menjadi ‘kuda hitam,’ karena ia merupakan pembalap paling konsisten pada tes pramusim MotoGP Malaysia 2022 pada Februari lalu.

Sementara Bagnaia dan Quartararo gagal menunjukkan konsistensi yang sama pada simulasi balap di sesi tes pramusim tersebut.